PINDAH

maaf buat rekan-rekan yang sedang membuka situs ini
kami memberitahukan bahwa situs ini dipindah ke alamat berikut ini:

onlyhim.wordpress.com

atas perhatian saudara
kami ucapkan terima kasih

20 TAHUN

Andaikan Tuhan datang 20 tahun lagi. Saya berkata andaikan, karena kita memang tidak tahu kapan Tuhan akan datang. Tapi mari kita andaikan 20 tahun lagi Tuhan datang. Pertanyaannya adalah apakah Anda siap?

Kalau kita pikirkan/bayangkan maka 20 tahun adalah waktu yang lama. Tapi coba Anda ingat kembali tahun-tahun, bulan-bulan, atau hari-hari Anda yang sudah berlalu dan lihatlah apa yang sudah Anda lakukan bagi Tuhan. Mungkin di waktu yang lampau Anda pernah berkomitmen untuk menyerahkan hidup Anda bagi Tuhan namun karena satu dua hal dalam hidup Anda membuat Anda lupa akan hari-hari yang Anda jalani.

Jika tadi Anda juga mengatakan bahwa 20 tahun adalah waktu yang lama, maka berpikirlah kembali tentang jawaban Anda itu. Apakah 20 tahun lagi Anda telah menjadi seorang pribadi sebagaimana Tuhan kehendaki Anda untuk menjadi? Selama ini bagaimanakah Anda menjalani hari-hari Anda? Anda tidak bisa mengatakan, "Selagi saya muda maka saya akan menikmati masa muda saya. Nanti setelah saya tua baru saya akan ikut Tuhan sungguh-sungguh." Seseorang tidak bisa dalam sekejap langsung berubah, butuh waktu yang lama untuk bisa berubah.

Dengan melatih diri Anda untuk beribadah, manusia roh Anda akan bertumbuh. Jika dalam jangka waktu 20 tahun ke depan Tuhan akan datang maka manfaatkanlah waktu-waktu ini dengan sebaik-baiknya. Terimalah Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda, latihlah diri Anda untuk beribadah, berdoalah dan bacalah Firman setiap harinya, dan pergilah ke gereja. Mulailah dari sekarang, jangan ditunda lagi. Sungguh 20 tahun bukanlah waktu yang panjang, kita haru manfaatkan sebaik-baiknya.

HARAPANKU INDONESIA

Setiap orang pastilah memiliki harapan dalam hidup ini. Manusia akan selalu berjuang untuk mewujudkan hal yang menjadi harapannya. orang yang memiliki harapan akan sesuatu hal tidak akan pernah berhenti memikirkan harapannya. hal tersebut akan selalu ada di kepalanya, di hatinya, bahkan akan mengalir dan menjadi satu dengan darahnya.

Beberapa akhir ini muncul berbagai acara TV, seminar atau program yang bertajuk "SAVE...!". Mulai dari SAVE OUR EARTH FROM GLOBAL WARMING SAMPAI dengan program acara SAVE OUR NATION yang disiarkan oleh salah satu stasiun tv. Sungguh ini adalah bukti bakti untuk membangun negeri. Stasiun tv sebagai alat bangsa sungguh mempunyai peranan yang besar untuk mendidik dan membangun bangsa. Semoga jejak ini juga diikuti oleh stasiun tv yang lain.

Beberapa orang pasti juga memiliki harapan untuk bangsanya. HARAPANKU INDONESIA adalah pengharapan dan doa bagi bangsa Indonesia. Harapanku Indonesia menyerukan agar ada lebih banyak lagi orang yang mempunyai hati untuk membangun Indonesia.

Apakah Anda juga orang yang memikirkan bangsa ini? Anda harus bekerja bersama Tuhan. Anda tidak akan bisa membangun bangsa ini hanya dengan kemampuan yang Anda miliki. Indonesia adalah negara yang besar. Indonesia adalah milik kita dan kita cinta Indonesia. Tuhan punya janji untuk bangsa ini. Bekerjalah bersama dengan Dia, tanganNya yang akan menuntun Anda.

Anda juga harus mulai memikirkan Injil. Selama ini Injil selalu dihalang-halangi pemberitaannya dengan alasan kristenisasi-lah, pengkristenan-lah, dan lain-lain. Pada dasarnya Injil berarti kabar baik/ kabar gembira. Setiap orang mempunyai hak untuk mendengar dan hak untuk didengar. Injil adalah untuk semua orang. Setiap orang mempunyai hak untuk mendengar Injil karena setiap orang berhak atas perubahan hidup dan hak untuk didengar keluhannya dalam doa dan permohonan.

Sebuah acara yang bertajuk TITIK BALIK yang disiarkan oleh salah satu stasiun tv memuat kesaksian hidup seorang artis. Artis ini dahulu adalah pengkonsumsi narkoba dan kehidupannya akrab dengan kehidupan malam. Suatu hari ia mendengar Injil, ia tahu bahwa kehidupannya yang ia jalani itu kacau dan rusak, ia menyesali segala dosa-dosanya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya yang mampu menebus semua dosa-dosanya. Setelah ia menerima Yesus kehidupannyapun berubah.

Jika Injil mampu untuk mengubahkan kehidupan seseorang, injil juga mampu mengubahkan kehidupan keluarga bahkan mampu mengubahkan nasib bangsa ini.

Jika Injil adalah kabar baik mengapa harus dihalang-halangi? Jika Injil mampu mengubahkan kehidupan bangsa ini mengapa takut memberitakannya secara besar-besaran melalui televisi atau koran-koran?

Apakah hanya karena Anda sedang duduk dikursi pemerintahan atau lingkungan mengancam Anda sehingga Anda takut untuk mengalami perubahan yang Yesus janjikan? Biar melalui tulisan ini Anda akan lebih takut apabila nasib bangsa ini tidak berubah dan kehilangan banyak hal daripada perasaan takut Anda terhadap ancaman lain. Terimalah Yesus dan percayalah kepadaNya, maka Ia yang akan menjaga Anda.

*savethelost tidak mempunyai maksud untuk menjatuhkan nama seseorang, stasiun tv tertentu atau suatu program tv.

Mengenal Hati

Siapakah yang paling mengenal tentang hati? Coba sekarang Anda bayangkan Anda ambil hati Anda dari tempatnya, letakkan di tangan Anda, dan tepat di hadapan Anda. Sambil tetap mengamatinya bacalah renungan ini.

Hati manusia itu satu tapi kondisinya bisa bermacam-macam sehingga terkadang ketika kita mencoba untuk memahami hati kita, kita sendiri tidak mengerti apalagi orang lain. Terkadang pada waktu-waktu tertentu kita mengharapkan ada orang yang mampu untuk mengerti hati kita, namun pada akhirnya kita sendiri kecewa karena orang yang kita harapkan untuk mengerti tidak bisa mengerti hati kita sepenuhnya.

Firman Tuhan telah mencatat tentang hati seperti yang tertulis dalam matius 13:1-7. Hati dalam Firman Tuhan diumpamakan sebagai tanah. Apa yang ditulis dalam Firman Tuhan telah cukup untuk menggambarkan semua kondisi atau keadaan yang ada seperti sekarang.

Ada 3 kondisi hati. Pertama, jalan, karakter dari jalan adalah keras begitupula hati inipun bisa menjadi keras. Banyak hati orang yang menjadi keras atau mereka berusaha mengeraskan hati karena kondisi yang terjadi. Mungkin dahulu mereka memiliki hati yang lemah lembut namun setelah menghadapi berbagai cobaan hidup yang keras itu menjadikan hati mereka keras. Bukan hanya cobaan hidup yang mereka nilai tapi perhatian atau kasih dari orang lain akan mereka tanggapi secara dingin pula. Pendek kata hati mereka menjadi hati yang dingin.

Kedua, bisa saja hati menjadi hati yang berbatu-batu. Hati yang berbatu-batu adalah hati yang tidak rata. Hati ini jika tidak kita perhatikan sungguh-sungguh dapat menjadi hati yang berlubang atau tidak rata karena tertekan oleh batu-batu kehidupan. Tekanan hidup jika dibiarkan menghantui akan membuat orang menjadi stres berat, lari kepada narkoba, pergi ke dukun atau paranormal, gila, bahkan sampai bunuh diri.

Ketiga, atau apakah hati ini adalah hati yang sedang terluka karena semak duri. Semak duri bisa tumbuh di mana saja meski di tempat yang kering. Ini berarti hal-hal yang bisa membuat hati terluka bisa di mana saja. Bermacam-macam hal yang bisa membuat hati seseorang itu terluka mulai dari pelecehan seksual, penghinaan dari orang tua, ataupun perbuatan atau omongan seseorang yang tidak sengaja terlontar.

Saya ingin memastikan bahwa hati Anda masih ada di hadapan Anda. Semua kondisi hati di atas mungkin untuk dialami semua orang, termasuk Anda. Mungkin Anda sedang mengalaminya? Anda bertanya mengapa semua cobaan ini harus Anda alami sehingga hati Anda menjadi hati yang dingin, berlubang, atau terluka?

Alkitab punya jawabannya. Tidak ada seorangpun juga yang mampu untuk memahami persoalan hati, termasuk dirinya sendiri. Jangan pernah menyerahkan hati kita kepada manusia karena pada akhirnya kita yang akan kecewa. Jangan menyimpan hati kita untuk diri kita sendiri karena kita tidak mampu untuk menjaganya. Serahkan hati kita kepada Tuhan, maka Dia yang akan menjagaNya. Di tangan Tuhan setiap hati akan seperti tanah yang baik dan subur. Dia yang menciptakan hati maka Dialah yang paling mengenal hati Anda.

Tahukah Anda selain Anda yang mengamati hati Anda Tuhan juga sedang mengamatinya saat ini? Tangannya menunggu untuk menyambut setiap hati yang akan diserahkan kepadaNya. Bagaimanapun kondisinya Tuhan akan menerimanya. Firman Tuhan berkata: "...jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Tuhan pandang hina".

Maukah Anda menyerahkan hati Anda kepada Tuhan? Terimalah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat Anda dan ijinkan Yesus masuk ke dalam hati Anda. Teruslah hidup di dalam Tuhan, pergilah ke gereja, berdoa dan bacalah Alkitab setiap hari. Doa saya semoga Anda terus bertumbuh di dalam Kristus. Amin.